PSSI vs KPSI, Mana yang Sah di Mata Anggotanya? - Sriwijaya Soccer
Headlines News : http://sriwijaya-soccer.blogspot.com

IKLAN PREMIUM

Download Gratis

Download gratis buku pelajaran sekolah Gratis
Dikirim oleh : Download Gratis, 07118673626 | Kunjungi Website

Tempat Pasang Iklan Gratis

Iklan Baris Gratis ini disediakan untuk anda sebagai pemilik usaha, barang dan jasa serta berbagai peluang bisnis dan peluang usaha supaya anda bisa menunjukkan - mempromosikan produk jasa anda kepada seluruh dunia di internet.
Dikirim oleh : RD Ads, 082179051000| Kunjungi Website

Bisnis Budi Daya Logam Mulia

Budi Daya Logam Mulia

/Franchise Network Marketing
Berminat Hub :Irwan Fikry |No Hp : 081271225320 Gabung Sekarang Juga!!
Home » » PSSI vs KPSI, Mana yang Sah di Mata Anggotanya?

PSSI vs KPSI, Mana yang Sah di Mata Anggotanya?

Written By wawa collections on Jumat, 28 Desember 2012 | 05.00

PSSI vs KPSI, Mana yang Sah di Mata Anggotanya?

 

"Mayoritas anggota sudah menyatakan sikap tidak percaya pada PSSI. Jangan lalu dibelokkan seolah jadi perseteruan La Nyalla Mattaliti vs Djohar Arifin atau Nirwan Bakrie vs Arifin Panigoro."
JAKARTA,  - Masyarakat sepakbola Indonesia harus menyederhanakan pola pikirnya terkait dualisme sepakbola di tanah air. Apakah PSSI atau KPSI yang sah di mata anggotanya.

Keberadaan PSSI hasil KLB Ancol (KPSI) pimpinan La Nyalla Mattaliti tak semata-mata muncul begitu saja. PSSI dibawah pimpinan Djohar Arifin Husin pun harus berani mengungkapkan fakta sebenarnya mengenai anggota sah yang masih mendukungnya.

Hal itu disampaikan oleh kolumnis koran sepakbola ternama di tanah air, Johannes Sugianto. Kata Jos, masyarakat seharusnya dapat menilai kompetisi mana yang lebih baik dan dihuni oleh klub-klub besar serta membuat sepakbola Indonesia lebih dikenal di Asia maupun dunia.

"Persoalan PSSI hasil KLB Ancol mestinya harus dilihat dari reaksi yang membuahkan sikap dari anggota-anggota PSSI terhadap langkah kepengurusan Djohar Arifin," kata Johannes kepada Jaringnews.com, Kamis (27/12) malam.

"Pelanggaran atas keputusan kongres Bali tentang perubahan kompetisi ISL yang pesertanya mau digelembungkan menjadi 24 dengan menambah enam klub gratisan adalah kesalahan vital," sambung budayawan dan mantan wartawan senior olahraga itu.

"Selain itu, keputusan tersebut jelas mencederai perasaan klub-klub ISL yang sudah berdarah-berdarah berjuang untuk bertahan di ISL dan yang dari Divisi Utama ke ISL."

Bukan hanya itu, Johannes menilai polemik yang terjadi dalam sepakbola Indonesia selama setahun belakangan jangan dikerucutkan menjadi persaingan antar personal. Saat ini, masyarakat Indonesia memandang kekisruhan terjadi karena adanya persaingan antara Arifin Panigoro kontra Nirwan Bakrie dan Djohar Arifin Vs La Nyalla Mattalitti.

"Kedaulatan anggota harus ditegaskan dan ditegakkan. Kedaulatan ada pada anggota baik klub maupun pengurus-pengurus di daerah, bukan pada perorangan seperti La Nyalla misalnya," ujarnya.

"Mayoritas anggota sudah menyatakan sikap tidak percaya pada PSSI, dan ini merupakan fakta. Jangan lalu dibelokkan seolah jadi perseteruan La Nyalla Mattaliti vs Djohar Arifin atau Nirwan Bakrie vs Arifin Panigoro," Jos menambahkan.

Dengan demikian, sudah dipastikan masyarakat sepakbola Indonesia sudah bisa menilai manakah PSSI yang sah dimata anggotanya, PSSI Djohar Arifin kah atau PSSI hasil KLB Ancol pimpinan La Nyalla Mattalitti.

"Merujuk pada Statuta, dengan keabsahan anggota yang ber-KLB maka semestinya mereka yang sah. Jadi pertanyaannya, kenapa jadi kurang jeger keberhasilan adakan KLB itu? FIFA jelas tahu akan hal itu, terbukti adanya MoU dan hasil rapat Exco FIFA di Tokyo, 14 Desember lalu," tuturnya.

"Masyarakat sudah pintar untuk memilah dan menilai apa yang terjadi. Belum dua tahun kepengurusan Djohar sudah tersajikan perpecahan klub, kepengurusan, kemerosotan prestasi dan terakhir berada di bibir jurang sanksi," tandasnya.
 Sumber: Jaringnews.com
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. Sriwijaya Soccer - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Mang RD